Harga Traffic Light 2 Aspek Diameter 30cm Di Tanjungbalai

Harga Traffic Light 2 Aspek Diameter 30cm Di Tanjungbalai

Area traffic control system (ATCS)

yakni sebuah bentuk pengatur lampu lalu lintas di suatu persimpangan (atau lebih dari satu persimpangan) yang sanggup disetting atau dioperasikan dari jarak jauh.dalam suatu wilayah ataupun daerah untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan serta mengurai kepadatan arus lalu lintas.

metode atcs sendiri sangat efektif digunakankan bertujuan menangani sebuah kasus dijalan,maupun dari segi kecelakaan,kemacetan lalu lintas serta lain sebagainya. lampu lalu lintas ATCS ini sudah banyak diaplikasikan di berbagai kota-kota padat penduduk di indonesia dan juga di beberapa negara maju.

Dengan teknologi controller ATCS maka bisa dengan gampang kita melakukan upaya rekayasa lalu lintas yang sudah terkordinasi antar satu simpang dengan simpang yang lain lewat ruang control room atau yang bisa disebut CC Room (Comand Center Room).

mengaplikasikan ATCS, tatanan siklus lampu lalu lintas sanggup dijadwal berdasar input data lalu lintas lewat panel kontrol yang sudah terinstal di persimpangan,juga dapat dioperasikan melalui jarak jauh lewat perangkat komputer yang ada di control room dan juga smart phone yang terus terpantau secara real time melalui kamera cctv pada suatu persimpangan selama 24 jam. pengoperasian waktu siklus lampu lalu lintas bisa dirubah berkali-kali untuk satu hari sesuai keperluan disatu persimpangan.Harga Traffic Light 2 Aspek Diameter 30cm Di Tanjungbalai

dengan sistem ini bisa sangat membantu petugas untuk mengurangi terjadinya kecelakaan, mengurangi kepadatan kendaraan dan juga bisa melakukan teguran secara langsung kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran berlalu lintas lewat pengeras suara yang dioperasikan oleh operator dari control room.

Selain fungsi tersebut, lalindo juga akan memberikan sebuah software dalam bentuk aplikasi yang bisa di instal di Play Store maupun App Store bagi pengguna umum.
merupakan fungsi aplikasi itu sendiri yaitu;
– Kita bisa melihat persimpangan manakah yang sedang terjadi kemacetan, dari visual kamera cctv secara langsung yang sudah terpasang di tiap-tiap persimpangan lalu lintas,sehingga kita mampu ambil jalur alternatif lain yang mempunyai rute kendaraan lebih lancar.
– dapat nantinya kita fungsikan sebagai map atau petunjuk tempat-tempat wisata.
– informasi terbaru dalam satu wilayah
– serta lain sebagainya.

metode ini amatlah jauh berbeda dengan teknologi kontroler atau pengendali lampu lalu lintas sebelumnya yang sangat terbatas baik dari sisi fungsi serta pengoprasiannya.

Sistem kontrol tercanggih di bidang lampu lalu lintas ATCS saat ini sangat disarankan,mengingat banyaknya pengguna kendaraan bermotor di jalan yang semakin banyak.
Ke unggulan dari teknologi ini yakni:
1. sanggup menimalisir resiko kecelakaan pemakai jalan.
2. mampu mentralisir kemacetan.
3. Memantau kondisi arus lalu lintas melalui control room,melalui perangkat cctv yang dapat dizoom hingga jarak lebih dari 300 meter, dengan kualitas gambar yang sangat bagus.
4. menekan jumlah personil ataupun petugas di lapangan.
5. Memberikan himbauan serta larangan ke pelanggar lalu lintas di jalan,melalui speaker.
6. mengoneksikan kontrol antar simpang.
7. mampu juga di monitor ataupun di kontrol melalui handphone atau perangkat android.

Dalam controller lampu lalu lintas ATCS sendiri ada dua metode komunikasi yakni cara komunikasi memakai kabel Fiber Optic (FO) dan sistem Radio Frekuensi (RF). yang masing masing cara menggunakan aspek positif serta negatif, jadi dari segi pemilihan cara itulah, nantinya kita bisa memilih mana yang menurut dinas terkait lebih bagus dalam segi penekanan anggaran dana, keadaan lapangan ataupun wilayah yang rencananya akan dilakukan penginstalan lampu lalulintas,faktor cuaca serta lain lainnya.
Berikut akan kami gambarkan beberapa keunggulan dan kekurangan tiap-tiap sistem.Harga Traffic Light 2 Aspek Diameter 30cm Di Tanjungbalai

-Fiber Optic (FO)
Untuk sistem Fiber Optic ada beberapa step atau persiapan yang harus dilakukan, diantaranya;
Surfey lokasi mulai dari titik pemasangan ataupun persimpangan,sepanjang lokasi yang nantinya ditanamkan Kabel Fiber Optic hingga area penempatan CC Room.
pemantauan ini dilakukan agar penentuan lokasi yang akan ditanam kabel Fiber Optic,penentuan kebutuhan panjang meter kabel Fiber Optic serta juga galian tanah untuk penanaman kabel FO.

untuk hal ini jika dilihat dari segi positif sendiri, Fiber Optic mempunyai kecepatan pengiriman data dari lokasi lampu lalu lintas ke control roon ataupun ruang kendali amatlah cepat,mengingat spesifikasi kabel yang kita tanam ialah Fiber Optic Node Termination (FONT) 1000 Mbps (Gigabit Optic).Sehingga sama sekali tidak ada telat dalam pengiriman data.

Tetapi bila dilihat dari sisi negatif ataupun kekurangannya di sistem ini pastinya akan banyak memakan biaya pemasangan serta lamanya waktu pemasangan serta tenaga kerja yang cukup banyak,karena adanya galian atau borring untuk penanaman kabel serta harus dimemastikan di sepanjang jalur kabel safety dari apapun yang bisa berpengaruh kinerja kabel itu sendiri.

-Radio Frekuensi (RF)
Jika menggunakan system Radio Frekuensi
ada pula beberapa cara ataupun persiapan yang wajib dilakukan,diantaranya;
pemantauan wilayah mulai untuk titik pemasangan ataupun simpang,sepanjang area mulai dari area pemasangan lampu lalu lintas hingga area tempat CC Room.
Minimal kita harus tau apa ada frekuensi lain yang sama dengan nilai frekuensi yang kita tanam di kontroler ATCS kami ialah frekuensi 433MHz. tapi jika masih ada frekuensi yang sama maka kita sanggup lakukan penambahan ataupun pengurangan nilainya hingga kita sanggup hidari adanya tambrakan sinyal yang di sebabkan adanya kesamaan nilai frekuensi itu sendiri.

Dalam metode Radio Frekuensi ini apabila dilihat dari sisi positif akanlah menguntungkan dalam penghematan {biaya|danaanggaran serta juga waktu pemasangan yang lebih efisien bila di bandingkan dengan sistem Fiber Optic,karna tak ada lagi istilah boring ataupun penanaman kabel.

Sama halnya dengan metode Fiber Optik. Di Radio Frekuensi inilah juga mempunyai kekurangan atau hal negatif pula,yakni; akan ada istilah sedikit delay dalam pengiriman informasi atau data, tapi yang paling berpengaruh jelas yaitu faktor cuaca yang apabila ada sambaran petir didaerah ruang kendali CC Room atau di sekitar persimpangan lampu lalu lintas,nanti ada kemungkinan gangguan pada persinyalan namun kecil kemungkinan sampai berpengaruh pada komponen traffic light ATCS, dikarenakan sudah adanya sebuah penangkal petir diarea lokasi maupun di persimpangan lampu lalu lintas serta di wilayah CC Room.

Jadi bila digambarkan dari segi positif serta negatif dimasing masing 2 sistem komunikasi antara titik pemasangan traffic light serta CC Room itu,kita cari dengan baik dan buruknya masing masing sistem atau metode.bergantung dari faktor cuaca, keperluan di lapangan,persiapan dana atau anggaran yang sanggup ditentukan serta lain penentu yang harus dipertimbangkan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *