Harga Lampu Traffic Light 3 Aspek Diameter 20cm Di Sulawesi Tenggara

Harga Lampu Traffic Light 3 Aspek Diameter 20cm Di Sulawesi Tenggara

Area traffic control system (ATCS)

yakni sebuah alat pengatur lampu lalu lintas di suatu persimpangan (atau lebih dari satu persimpangan) yang dapat disetting ataupun dioperasikan dari jarak jauh.di satu wilayah ataupun daerah untuk menetralisir adanya kecelakaan dan mengurangi kemacetan arus lalu lintas.

Teknologi atcs sendiri sangat efektif diaplikasikan bertujuan menangani berbagai kasus dijalan,termasuk dari faktor kecelakaan,kepadatan lalu lintas serta lain sebagainya. lampu lalu lintas ATCS ini sudah banyak diaplikasikan di berbagai kota-kota besar di indonesia dan juga di beberapa negara maju.

Dengan kecanggihan controller ATCS maka bisa dengan gampang kita melakukan tindakan rekayasa lalu lintas yang sudah terkoneksi antara satu simpang dengan simpang yang lain lewat ruang control room atau yang bisa disebut CC Room (Comand Center Room).

menggunakan ATCS, penjadwalan siklus lampu lalu lintas dapat diatur berdasar data masuk lalu lintas lewat panel kontrol yang sudah terinstal di persimpangan,juga mampu diatur melalui jarak jauh via perangkat komputer yang tersedia di control room dan juga smart phone yang terus terpantau secara langsung melalui kamera cctv di titik-titik persimpangan selama 24 jam. pengoperasian waktu siklus lampu lalu lintas mampu dirubah berulang ulang untuk satu hari sesuai kebutuhan disatu persimpangan.Harga Lampu Traffic Light 3 Aspek Diameter 20cm Di Sulawesi Tenggara

Dalam sistem ini akan sangat membantu instansi terkait untuk menimalisir terjadinya kecelakaan, mengurangi kemacetan kendaraan dan juga sanggup melakukan teguran secara lisan kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran berlalu lintas melalui pengeras suara yang dilakukan oleh operator dari control room.

Selain fungsi tersebut, kami juga akan memberikan sebuah software ke bentuk aplikasi yang dapat di cari di Play Store atau App Store untuk masyarakat umum.
merupakan mafaat aplikasi itu sendiri yakni;
– Kita sanggup melihat persimpangan mana yang sedang terjadi kepadatan, melalui visual kamera cctv secara langsung yang sudah terpasang di setiap persimpangan lalu lintas,sehingga kita dapat mengambil rute alternatif lain yang mempunyai rute kendaraan lebih lancar.
– dapat nantinya kita gunakan sebagai map ataupun petunjuk tempat-tempat wisata.
– Info terkini di satu daerah
– Dan lain sebagainya.

metode ini amatlah jauh berbeda dengan sistem kontroler ataupun pengendali lampu lalu lintas terdahulu yang sangat minim baik dari sisi fungsi serta cara kerjanya.

Sistem kontrol terbaik di bidang lampu lalu lintas ATCS saat ini sangat disarankan,melihat kemacetan kendaraan di jalan yang semakin banyak.
Ke unggulan dari teknologi ini yakni:
1. mampu menimalisir resiko kecelakaan pemakai jalan.
2. Dapat megurangi kemacetan.
3. melihat kondisi arus lalu lintas melalui ruang control,dari perangkat cctv yang dapat diperbesar hingga jarak lebih dari 300 meter, dengan kualitas visual yang sangat bagus.
4. Mengurangi jumlah personil atau petugas di lapangan.
5. Memberikan himbauan atau larangan ke pelanggar lalu lintas di persimpangan,lewat pengeras suara.
6. mengoneksikan kontrol antar simpang.
7. Dapat juga di monitor ataupun di kontrol lewat smart phone atau perangkat android.

di controller lampu lalu lintas ATCS sendiri ada dua sistem komunikasi yaitu metode komunikasi memakai kabel Fiber Optic (FO) dan sistem Radio Frekuensi (RF). yang masing masing cara memiliki segi positif serta negatif, jadi dari segi pemilihan metode tersebut, nantinya kita mampu melihat mana yang menurut dinas terkait lebih baik dalam sisi penghematan rancangan dana, kondisi lokasi atau wilayah yang rencananya akan dilakukan pemasangan lampu lalulintas,faktor cuaca dan lain sebagainya.
Berikut akan kita paparkan beberapa keunggulan serta kekurangan tiap-tiap sistem.Harga Lampu Traffic Light 3 Aspek Diameter 20cm Di Sulawesi Tenggara

-Fiber Optic (FO)
Untuk sistem Fiber Optic ada beberapa langkah serta persiapan yang harus dipenuhi, diantaranya;
cek lokasi mulai untuk titik pemasangan ataupun simpang,sepanjang area yang nantinya dilalui Kabel FO sampai area penempatan CC Room.
pemantauan ini dilakukan agar penentuan lokasi yang akan dilalui kabel Fiber Optic,penentuan kebutuhan jumlah meter kabel Fiber Optic serta juga galian tanah untuk penanaman kabel Fiber Optic.

Dalam hal ini bila dilihat dari sisi positif sendiri, Fiber Optic memiliki kecepatan pengiriman data dari lokasi lampu lalu lintas ke control roon atau pengendali amatlah cepat,mengingat spesifikasi kabel yang kami gunakan yakni Fiber Optic Node Termination (FONT) 1000 Mbps (Gigabit Optic).Sehingga sama sekali tidak ada telat dalam pengiriman data.

namun bila dilihat dari sisi negatif ataupun kekurangannya di teknologi ini pastinya akan sanggup memakan biaya pemasangan dan lamanya waktu pemasangan dan juga pelaku kerja yang hampir banyak,karna adanya galian ataupun borring untuk tanam kabel serta harus dimemastikan di sepanjang jalur kabel aman oleh apapun yang bisa berpengaruh kerja kabel itu sendiri.

-Radio Frekuensi (RF)
bila menggunakan system Radio Frekuensi
ada pula beberapa langkah ataupun persiapan yang wajib dilakukan,antara lain;
pemantauan wilayah mulai dari titik pemasangan ataupun simpang,sepanjang area mulai dari lokasi pemasangan lampu lalu lintas sampai lokasi tempat control room.
Minimal kita harus mengetahui apakah ada frekuensi lain yang sama dengan nilai frekuensi yang kita pasang di controller ATCS kami yakni frekuensi 433MHz. tapi apabila masih ada frekuensi yang sama maka kita bisa lakukan tambahan atau pengurangan nilainya hingga kita bisa hidari adanya tambrakan sinyal yang di sebabkan adanya kesamaan nilai frekuensi itu sendiri.

Dalam metode Radio Frekuensi ini jika dilihat dari sisi positif sangatlah menguntungkan dalam penekanan {biaya|danaanggaran dan juga waktu pemasangan yang lebih efisien bila di bandingkan dengan sistem Fiber Optic,karna tak ada lagi istilah boring atau penanaman kabel.

Sama halnya dengan sistem Fiber Optik. Di Radio Frekuensi inipun juga memiliki kekurangan ataupun dampak negatif pula,yaitu; akan ada istilah sedikit telat untuk pengiriman informasi ataupun data, tetapi yang paling terlihat besar adalah penyebab cuaca yang apabila ada sambaran petir diwilayah ruang kendali CC Room ataupun di titik persimpangan lampu lalu lintas,nantinya ada sesuatu kerusakan pada persinyalan tapi kecil kemungkinan sampai berpengaruh pada perangkat traffic light ATCS, dikarenakan sudah terpasangnya alat penangkal petir didaerah lokasi maupun di persimpangan lampu lalu lintas serta di area control room.

Jadi jika dilihat dari faktor positif dan negatif dimasing masing 2 sistem komunikasi antar titik pemasangan traffic light serta ruang kontrol itu,kita temukan dengan bagus dan buruknya tiap-tiap sistem atau metode.bergantung dari faktor cuaca, keperluan di persimpangan,persiapan dana ataupun biaya yang akan ditentukan serta lain penentu yang perlu dipertimbangkan.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *